Fakultas Ilmu Komputer UI

Commit da7f911d authored by Ragil Al Badrun Pasaribu's avatar Ragil Al Badrun Pasaribu
Browse files

Add post about agile

parent 53ad43ce
Pipeline #11298 passed with stages
in 6 minutes and 52 seconds
---
layout: post
title: Agile Implementation
date: 2019-04-01 21.01.23 +0700
author: ragil
---
Kita sering menyebut-nyebut tentang Agile Manifesto, tetapi tidak terlalu paham apakah kita mengimplementasikan
hal itu atau tidak. Dalam tulisan ini, saya ingin menceritakan pengalaman tim saya dalam menerapkan Agile.
<!--more-->
# Individuals and Interactions Over Processes and Tools
Dalam hal ini saya dan tim saya sering berdiskusi bagaimana sebuah fitur akan dibuat. Sebagai contoh dalam
integrasi backend dan frontend dalam hal pagination. Tim saya berdiskusi panjang bagaimana cara mengimplementasikan
_infinite pagination_ yang baik. Karena semua resource akan percuma jika tidak ditemukan sebuah solusi yang disetujui
semua anggota tim dalam mengimplementasikan hal tersebut.
# Working Software Over Comprehensive Documentation
Dalam membuat kode, kami memastikan kode yang kami buat bisa dibaca oleh orang lain. Kami memastikan hal ini
dengan melakukan _pair programming_ ataupun _code review_ dengan harapan kode yang dihasilkan tidak memerlukan
dokumentasi yang banyak dan bisa fokus dalam pengerjaan fitur.
# Customer Collaboration Over Contract Negotiation
Kami dengan _product owner_ (PO) telah memiliki komunikasi yang baik dibanding saat awal proyek ini dimulai.
PO telah cukup aktif dalam membantu kami seperti menyediakan _dummy data_ mempersiapkan server yang bisa kami
gunakan untuk integrasi nantinya, dan memberikan saran-saran dalam fitur yang telah kami buat. Sebagai contoh,
fitur admin dalam membuat user. Karena kami masih memakai default Django Admin dalam hal ini, banyak form-form
yang tidak terpakai dan PO menyarankan untuk men-simplifikasi hal ini.
# Responding to Change Over Following a Plan
Ini adalah poin yang paling sadar kami lakukan. Awalnya kami berniat untuk menggunakan Go dalam implementasi backend kami.
Namun setelah beberapa hari menjalani, kami menyadari bahwa kami harus bergerak cepat dan tidak bisa menggunakan Go karena
belum familiar dengan bahasa pemrograman tersebut. Dengan berdiskusi dengan tim, akhirnya kami kembali ke python
yang sudah sangat familiar karena telah dipelajari di Dasar-dasar Pemrograman dan Proyek Perangkat Lunak dengan harapan
kami bisa bergerak cepat dalam mengimplementasi fitur.
Supports Markdown
0% or .
You are about to add 0 people to the discussion. Proceed with caution.
Finish editing this message first!
Please register or to comment